Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
InfoNasional

Himbauan !!! Waspada Demam Berdarah Di Musim Hujan Tahun 2024 – Kabupaten Pemalang

27
×

Himbauan !!! Waspada Demam Berdarah Di Musim Hujan Tahun 2024 – Kabupaten Pemalang

Sebarkan artikel ini
waspada Demam berdarah

PEMALANG – Musim penghujan telah tiba di awal tahun 2024 ini, masyarakat kembali diimbau agar waspada terhadap penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti, nyamuk yang lebih banyak berkembang di musim penghujan.

 

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang, Aris Gunarto. Kamis (1/2/2024) di Kantornya.

 

Biasanya kasus-kasus yang terkait dengan penyebaran nyamuk cukup meningkat, di saat musim penghujan datang. ucap Aris

 

Diungkapkan Aris, pada tahun 2023, di Kabupaten Pemalang ada sekitar 100 kasus DBD yang dilaporkan warga dan itu pun langsung ditindaklanjuti.

 

Sementara itu, diawal tahun 2024 bulan Januari sampai saat ini sudah ada 5 (lima) laporan kasus DBD.

 

Beberapa diantaranya di Wilayah Kecamatan Petarukan, Watukumpul yang baru-baru ini terjadi dipertengahan Januari. Kemudian sudah ditindaklanjuti dengan melakukan Fogging atau pengasapan.

 

 

Waspada Demam Berdarah

Mengenai DBD, Aris mengatakan bahwa kita harus mengedukasi warga agar bisa memperhatikan kebersihan lingkungan dengan melakukan kegiatan 3M yakni, Menguras, Menutup dan Mengubur.

Menguras tempat penampungan air, Menutup tempat-tempat penampungan air, Mengubur barang bekas yang dapat menampung air, Menurut Aris, Itu merupakan tindakan yang paling ampuh dan jitu untuk memberantas nyamuk.

Kalau kita hanya fokus pada Fogging, yang mati hanya nyamuk dewasa sehingga masih ada jentik-jentik yang potensial akan berkembang menjadi nyamuk dewasa dan itu yang perlu diwaspadai.

“Nyamuk Aedes aegypti lebih cenderung berada di tempat-tempat yang bersih diantaranya di tempat penampungan air yang bersih”. terang Aris.

Ketika ditanya mengenai cara pelaporan kasus DBD, Aris menjelaskan, melalui tenaga surveilans yang ada di puskesmas-puskesmas.

Maka apabila ada kejadian yang mengarah ke tanda-tanda demam berdarah di masyarakat maka segera laporkan ke puskemas. Selanjutnya melalui tim yang ada di puskesmas akan melakukan penyelidikan epidemiologi (PE)

“Yang terduga diamankan dulu di puskesmas untuk mendapatkan pengobatan”. ujar Aris.

Setiap ada kasus, lanjut Aris, pihaknya pasti menerjunkan tim PE untuk memastikan. Katanya, bahwa tm PE tersebut tugasnya untuk memastikan apakah itu betul-betul disebabkan oleh nyamuk.

Segera Melakukan Fogging

 

demam berdarah lakukan fogging

Kalau betul maka kita harus segera memutus rantai penyebarannya dengan cara fogging dan bersama warga kita lakukan gerakan 3M. Dan kasus itu akan sangat fatal apabila sampai kita biarkan karena angka kejangkitanya sangat tinggi dan bisa berdampak kematian.

Dengan curah hujan yang sudah tinggi, Aris mengajak kita agar betul-betul waspada. Ia pesan manakala ada genangan-genangan air, itu harus kita curigai bahwa itu sebagai tempat perindukan nyamuk.

Perlu diketahui, bahwa belum lama ini telah ditemukan kasus DBD di Dusun Keboijo Kelurahan Petarukan. Untuk memutus rantai penyebaranya.

Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang bersama Puskesmas dan Kelurahan setempat serta stakeholder lainnya segera melakukan tindakan pengasapan (fogging) pada rumah serta pekarangan di lingkungan RW 11 dusun tersebut.

Menurut Ketua RT 07/11 Keboijo, Hasan Mukminin, setelah dilakukan fogging, akan di tindaklanjuti dengan kegiatan gerakan 3M bersama warga di lingkungannya.

 

Gejala Demam Berdarah

Banyak orang tidak mengalami tanda atau gejala DBD. Ketika gejala benar-benar terjadi, ini sering dikira sebagai penyakit lain, seperti flu.

Biasanya gejala DBD akan muncul mulai empat hingga 10 hari setelah mendapat gigitan nyamuk.

Penyakit ini bisa menyebabkan demam tinggi hingga 40 derajat Celsius. Selain itu, beberapa gejala lainnya, antara lain:

– Sakit kepala.

– Nyeri otot, tulang atau sendi.

– Mual dan muntah.

– Sakit di belakang mata

– Kelenjar bengkak, dan Ruam.

Follow Berita Lengkap CMI News di Geoogle News

Example 728x250
Example 120x600