Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
KriminalNasionalPeristiwa

Diduga Gegara Pinjam Helm, Satu Keluarga Menjadi Korban Pembunuhan

29
×

Diduga Gegara Pinjam Helm, Satu Keluarga Menjadi Korban Pembunuhan

Sebarkan artikel ini

 

Penajam, Kaltim – Sebanyak lima orang yang merupakan satu keluarga menjadi korban pembunuhan dirumahnya sendiri Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, pada Selasa (6/2) dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Korban pembunuhan itu adalah pasangan suami istri berinisial W (35) dan SW (34), serta tiga anak, yaitu RJS (15), VDS (11), dan ZAA yang masih berusia 3 (tiga) tahun.

Diketahui, motif pembunuhan itu rasa dendam dari pihak pelaku ke korban dari beberapa permasalahan, antara satu dengan lainnya.

Sehingga puncaknya tadi malam, berawal pelaku mabuk, dan pulang ke rumah punya niatan menghabisi korban di rumahnya,” kata Kapolres PPU AKBP Supriyanto saat jumpa pers di Polres PPU, Selasa, 6 Februari 2024.

Pelaku berinisial JND (16) yang masih remaja merupakan tetangga korban, Peristiwa pembunuhan ini terjadi di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 Wita.

Dari hasil autopsi, para korban rata-rata mengalami luka serius di bagian kepala. Untuk motifnya, menurut polisi, pelaku diketahui memiliki rasa dendam kepada korban W yang merupakan kepala keluarga.

Kapolres mengungkap motif dendam pelaku kepada korban berawal dari persoalan sepele, karena keduanya bertentangga. Kemudian, pelaku geram dengan korban karena meminjam helm dan 3 hari belum dikembalikan.

“Sehingga malam itu ditambah pelaku mabuk, muncul lah niatan pelaku untuk melakukan pembunuhan,” ujarnya

Tak hanya itu, pelaku ungkap Kapolres ? Dua korban juga sempat di perkosa usai melakukan pembunuh tersebut.

“Dari keterangan pelaku setelah terjadi pembunuhan pelaku melakukan pemerkosaan terhadap ibu dan anak perempuan yang dewasa. Setelah itu ditinggalkan,” terang Kapolres

Tapi untuk kepastiannya tunggu visum yang dikeluarkan rumah sakit,” tambahnya

Pelaku JND saat ini sudah ditangkap aparat Kepolisian dan masih terus diperiksa secara intensif terkait kasus tersebut.

Pelaku terancam dihukum hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup karena melakukan pembunuhan berencana.

“Pelaku dikenakan pasal 340 (pembunuhan berencana), karena niat itu sudah muncul dirangkai dengan kejadian sebelumnya, motifnya dendam dan barang bukti ini diambil dari rumah pelaku,” Tutupnya

 

Follow Berita Center Media Independent di GoogleNews

 

Follow Berita Lengkap CMI News di Geoogle News

Example 728x250
Example 120x600