Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
JAWA TENGAHPemalangPemilu 2024

Akibat Sirekap !!! Ratusan Massa Pendukung PKB, Kepung Kantor KPU Pemalang

145
×

Akibat Sirekap !!! Ratusan Massa Pendukung PKB, Kepung Kantor KPU Pemalang

Sebarkan artikel ini

Pemalang – Ratusan massa pendukung dan simpatisan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menggeruduk kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pemalang, pada Senin, (26/2/2024) malam.

Ratusan massa yang di komandoi Heru Kundhimiarso, yang juga calon Anggota DPRD Pemalang, lantaran adanya perubahan signifikan pada real count Dapil I Kecamatan Pemalang.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Perubahan itu juga ditayangkan di website KPU Kabupaten Pemalang, jadi suara salah satu partai tiba-tiba naik secara drastis, dari awal 3000 menjadi 7000 dan mengungguli dapil setempat.

Seperti diketahui bersama, tidak ada perubahan pada progress rekapitulasi versi sirekap yakni 42,33 persen atau 262 dari 619 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kalau memang ada kesalahan atau error system, sampaikan kepada publik agar rakyat tak menaruh curiga ada suara rakyat yang dimaling.” tegas pria yang akrab disapa Kundhi itu, menyadur dari puskapik.com

Meski dirinya paham Sirekap tak jadi acuan hasil final perolehan suara, Kundhi khawatir, ketimpangan data yang terjadi pada hasil real count di website KPU tersebut menjadi sumbu kegaduhan di tengah masyarakat.

ratusan massa Kepung Kantor KPU Pemalang

“Kami ingin meminta klarifikasi dan penegasan KPU, bahwa Sirekap tak jadi acuan, melainkan rekap manual, agar masyarakat paham dan tak jadi persoalan.” tutur Heru Kundhimiarso.

“Kami juga meminta KPU Pemalang bersurat ke KPU RI agar real count Sirekap dihentikan, karena menjadikan kebingungan, jadi sumbu kegaduhan.” imbuhnya.

Ketua DPC PKB Pemalang, Iskandar Ali Syahbana, menambahkan, dirinya pun turut khawatir kesalahan sistem Sirekap bisa menyebabkan bentrok ditengah masyarakat. Keresahan ini, kata Iskandar, bukan hanya terjadi di massa PKB.

“Karena meski sudah ada penjelasan dari KPU jauh-jauh hari bahwa Sirekap tak jadi acuan. Tapi ketika error system menyebabkan penambahan suara dan mengancam perolehan kursi, ini menjadi hal sensitif.” kata Iskandar.

 

Ketua KPU Pemalang

Sementara, Ketua KPU Kabupaten Pemalang, Agus Setiyanto, kemudian menghadirkan Ketua PPK Kecamatan Pemalang dan para operator Sirekap di Dapil 1 Pemalang untuk klarifikasi ketimpangan data ini.

Dari hasil koreksi, Agus Setiyanto menjelaskan bahwa akar permasalahan ini adalah error system pada Sirekap. Dimana sistem membaca huruf “X” menjadi angka “8”. Walhasil terjadi lonjakan suara salah satu partai tersebut.

“Jadi semua sudah clear. Besok, kami juga akan bersurat ke KPU RI agar Sirekap di take down agar masyarakat tidak bingung.” terangnya

 

 

*Follow Berita Center Media Independent di Google News

Follow Berita Lengkap CMI News di Geoogle News

Example 728x250
Example 120x600