Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
JAWA TENGAHPekalonganPeristiwa

Queen Malika, Korban Tenggelam Di Sungai Sragi Hingga Saat Ini Belum Ditemukan !!

67
×

Queen Malika, Korban Tenggelam Di Sungai Sragi Hingga Saat Ini Belum Ditemukan !!

Sebarkan artikel ini
Queen Malika Karim
Foto : Ilustrasi bocah tenggelam

Pekalongan – Queen Malika Karim (6) korban tenggelam di sungai Sragi, hingga saat ini belum ditemukan. Sabtu (24/2/2024)

Sementara tim SAR gabungan dan TNI-POLRI berserta Organisasi masyarakat terus upaya melakukan pencarian sejak pagi hingga sore, namun belum membuahkan hasil.

Advertisement
Example 300x600
Scroll kebawah untuk lihat konten

Queen Malika Karim merupakan salah satu korban diantara dua bocah yang tenggelam di sungai Sragi, pada Kamis, (22/2) kemarin.

Saat itu, Queen Malika Karim, dan Jihan Nur Fitriani di kabarkan terjatuh dan tenggelam di sungai yang tak jauh dari rumahnya.

Sementara, Jihan Nur Fitriani berhasil ditemukan 1 kilometer dari tempat awal kejadian dalam kondisi meninggal dunia.

Keduanya merupakan warga Desa Legokclile Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan, pencarian tersebut merupakan di hari ke tiga.

Queen Malika Karim
Tim SAR Gabungan, Upaya Pencarian korban tenggelam di Sungai Sragi (Foto:Group Wag Sragi Sakpore)

 

Pencarian Queen Malika Karim

Pencarian terus dilakukan oleh tim SAR gabungan di wilayah Tunjungsari, Kecamatan Siwalan, Pekalongan lebih tepatnya di jembatan Begal.

Seperti di informasikan sebelumnya, kedua korban saat itu sedang bermain plosotan di dekat sungai. Diduga kedua korban terpeleset saat bermain dan terjatuh ke sungai.

Saat kejadian orang tua korban, sedang mengambil beras bantuan pemerintah di kantor Desa. Menurutnya, mereka (korban) bersama Ahmad (4) saat itu sedang menonton TV.

Kapolsek Bojong Iptu Wastono saat mengatakan, korban berinisial JN (5) dan KQ (6), keduanya masih memiliki hubungan saudara yang merupakan warga Desa Legokclile Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan.

Kejadian bermula ketika kedua korban ditinggal orang tuanya untuk mengambil beras bantuan sosial di Balai Desa Legokclile.

Sekitar pukul 12.00 wib orang tua korban meninggalkan mereka untuk mengambil bansos, dan saat itu korban sedang menonton tv di rumah bersama saudaranya AN (4). Selanjutnya, mereka bertiga bermain prosotan di tepi sungai.

“Mereka bertiga ini ternyata bermain di tepi sungai yang tak jauh dari rumah, tanpa sepengetahuan orang tua,” kata Iptu Wastono.

Diduga karena terpeleset, korban JN dan QM masuk ke sungai. AN yang melihat kejadian itu segera memberitahu kepada orang tuanya.

Mengetahui kabar tersebut warga melakukan pencarian di sungai, namun setelah 2 jam lamanya, kedua korban tak kunjung ditemukan dan kejadian ini segera dilaporkan ke pihak Kepolisian serta menghubungi tim SAR.

“Korban kemungkinan sudah hanyut, karena saat itu arus sungai cukup deras,” ungkap Kapolsek Bojong.

Iptu wastono mengungkapkan, pihaknya bersama Tim Sar dan BPBD Kabupaten Pekalongan terus melakukan pencarian di sungai.

“Sekitar pukul 16.00 wib, JN berhasil ditemukan di bawah jembatan Desa Kedungjaran Kecamatan Bojong, namun sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka. Sementara Tim SAR masih melanjutkan pencarian KQ yang belum ditemukan di sungai itu,” pungkas Kapolsek

 

Proses Pencarian Masih Berlangsung

Situasi jembatan kedungjaran, dalam pencarian korban tenggelam ( Foto : WAG Sragi Sakpore)

Menurut informasi yang didapat, proses pencarian Queen Malika Karim masih dilakukan hingga saat ini.

 

 

*Follow Berita Center Media Independent di Google News 

Follow Berita Lengkap CMI News di Geoogle News

Example 728x250
Example 120x600